Dasar-dasar pendidikan ank usia dini
1.Definisi Permasalahan Perkembangan Perilaku anak prasekolah
Permasalahan perilaku anak adalah perilaku anak yang tidak adaptif, mengganggu, bersifat stabil yang menunjukkan ketidakmampuan penyesuaian diri.
2. Faktor-faktor yang berkaitan dengan timbulnya permasalahan perkembangan
a. Faktor Biologis
Faktor biologis ini tidak lepas dari keterkaitannya dengan pertumbuhan fisik yang selanjutnya berpengaruh terhadap perkembangan psikologis anak. Gen tampaknya berpengaruh pada pembentukan sistem neural otak yang mengatur perilaku.. Dengan kata lain, anak memiliki perkembangan pada perilaku tertentu sangat tergantung dengan faktor kesiapan atau kemasakan organ-organ biologis dan pertumbuhan fisiknya; umur. Kesiapan atau kemasakan biologis juga sangat dipengaruhi kondisi bayi saat berada dalam kandungan. Kandungan gizi dan keadaan ibu sangat berperan dalam penentuan proses biologis pada anak. Kondisi fisik dan psikis ibu pada saat mengandung merupakan faktor yang sangat penting.
b. Lingkungan Keluarga
Keadaan keluarga tertentu yang bisa menyebabkan masalah emosional pada anak-anak. :
1. Orangtua. Beberapa hal yang termasuk di dalam faktor ini adalah; pendidikan yang rendah, usia yang masih muda, ketidaksensitifan terhadap perkembangan anak, kurang terlibat secara afeksi terhadap lingkungan sosial dan pendidikan anak, harapan yang tidak realistis, gaya pengasuhan yang terlalu keras dan mengontrol, serta orangtua yang mengalami gangguan jiwa.
2.Komposisi dan keadaan keluarga. orangtua tunggal, perkawinan yang penuh dengan tekanan dan kekerasan, jumlah anak, sedangkan keadaan keluarga mengarah pada kondisi sosial dan ekonomi yang rendah.
c. Lingkungan Sosial
Satu dimensi dalam lingkungan sosial yang nampak berpengaruh dalam membentuk pola-pola perilaku anak-anak adalah fenomena modelling, dengan meniru perilaku orang lain
3.MASALAH YANG SERING TERJADI PADA USIA PRASEKOLAH
a. Masalah umum yang sering terjadi
Masalah perilaku pada usia prasekolah banyak terjadi karena tugastugas perkembangan pada suatu periode tertentu tidak terpenuhi sehingga menimbulkan masalah. Schaefer Et Mittman (1981) mengemukakan beberapa masalah umum peritaku anak yang sering muncul :
1. Tidak patuh
Ada 3 bentuk ketidakpatuhan: melakukan instruksi tapi terpaksa, tidak mau metakukan instruksi, atau sengaja melakukan yang bertolak belakang dengan instruksi.
Penyebab perilaku tidak patuh antara lain:
Pola pengasuhan yang serba membolehkan atau terlalu displin,pola pengasuhan yang tidak konsisten,dan orang tua yang mengalami stres
2. Agresif: verbal atau fisik
Perilaku Agresif adalah perilaku yang dapat menimbulkan luka pada diri sendiri atau orang lain. Agresi bisa berupa agresi fisik seperti memukul, menyepak, melempar, mendorong, meludahi, dll. dan bisa berupa agresi psikis seperti memanggil nama dengan tidak hormat, mengejek, memerintah.
Anak yang agresif cenderung impulsif, mudah marah, tidak matang, sukar menerima kritik dan mudah frustrasi. Penyebabnya antara lain karena frustrasi datam kehidupan seharihari atau karena pengaruh daya khayal anak.
3. Menarik diri
Anak yang menarik diri tidak mau terlihat datam kontak sosial dengan temantemannya. hat ini dapat dipengaruhi oleh masalah lain seperti kesulitan bersekotah, gangguan kepribadian, dan masalahmasalah emosional
Anakanak menarik diri disebabkan oleh rasa takut terhadap orang lain, kurangnya keterampitan sosial seperti antri, berbagi, menyumbangkan ide,dll., atau orangtua yang tidak suka pada teman sebayanya.
4. Jenis-jenis Permasalahan Perilaku anak prasekolah
a. Perilaku dengan kegelisahan (Conduct/restless), yaitu yang merujuk pada perilaku agresif, tantrum, konsentrasi rendah, terlalu aktif, sulit diatur, dan merusak
b. Perilaku ketidakmatangan/terisolasi (Isolated/Immature), yaitu perilaku yang menunjukkan pada perilaku ketergantungan secara berlebih, konsentrasi rendah, cenderung menarik diri, serta sangat sensitif
c. Perilaku yang merujuk pada keadaan emosi atau ketidaksenangan (Emotional/Miserable). Area permasalahan ini merujuk pada perilaku kecemasan, temper tantrums, buang air besar/kecil di celana, menunjukkan banyak reaksi ketakutan, menuntut perhatian, anak yang menangis berlebihan.
5. Pihak-Pihak Yang Terlibat Dalam Pemecahan Permasalahan
a. Orangtua
b. Ahli : Dokter Anak, Neurolog, Psikolog, Konselor
c. Pihak sekolah
6.JENIS – JENIS PERMASALAHAN PADA ANAK PRA SEKOLAH
GEJALA ANAK YANG MENGALAMI ADD (Attention Deficit Disorder)
1. Tidak dapat memusatkan perhatian (inattention) sekurang-kurangnya dapat ditunjukkan dengan gejala :
a. sering gagal menyelesaikan tugas
b. sulit konsentrasi pada tugas sekolah
2. Impulsivitas, gejala :
a. sering bertindak sebelum berfikir
b. sering berganti aktivitas ke aktivitas lain
c. sulit mengorganisasi
3.Ngompol
• Lebih banyak terjadi pada anak laki-laki
• Sering terjadi pada malam hari Faktor penyebab
: 1. Kelainan fungsi fisiologis pada vesica urinearia
2. Iritasi lokal (lubang alat kencing yang sempit)
3. Epilepsi
4.SOSIAL
1. Tingkah laku agresif : mendorong, merebut, memukul berkelahi, melanggar aturan, merusak alat permainan teman, mengganggu teman Penyebab :
a. Terlalu dimanja dan dilindungi orang tua
b. Anak tunggal
c. Model orang tua yang agresif : suka bertengkar, otorite
Kesimpulan
Pendidikan ank prasekolah adalah salah satu program yang menyediakan pengalaman pembelajaran kanak-kanak sebelum masuk ke tahun pertama disekolah formal.pendidikan prasekolah bertujuan menyuburkan potensi kanak-kanak dalam semua aspek perkembangan,menguasai kemahiran asas dan memupuk sikap positif sebagai persediaan untuk masuk ke sekolah dasar.
Agar mengetahui masalah anak prasekolah yang terjadi dikalangan masyarakat saat ini.Faktor bilogis ini tidak lepas dari keterkaitannya dengan pertumbuhan fisik yang selanjutnya berpengaruh terhadap perkembangan psikologis anak.
Gen tampaknya berpengaruh pada pembentukan system neuralotak yang mengatur perilaku.
Dengan kata lain,anak memiliki perkembangan pada perilaku tertentu sangat tergantung dengan factor kesiapaan atau kemasakaan organ-organ biologis dan pertumbuhan fisiknya,umur.Kesiapaan atau kemasakaan biologis juga sangat dipengaruhi kondisi bayi saat berada dalam kandungan.Kandungan gizi dan keadaan ibu sangat berperan dalam penentuaan proses biologis pada anak.Kondisi fisik dan psikis ibu pada saat mengandung merupakan factor yang sangat penting.